Demo Malang 17 Juni: Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Kota

 

Malang, Arusbalik.web.id – Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Malang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Rabu (17/6/2026). Aksi ini menjadi gelombang kedua setelah sebelumnya ratusan mahasiswa juga turun ke jalan pada Senin (15/6/2026) di lokasi yang sama. Massa mengenakan dresscode serba hitam dan membawa tuntutan terkait kebebasan berpendapat serta penolakan sejumlah program pemerintah.

Dua Titik Kumpul, Satu Tujuan

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, aksi dimulai pukul 09.00 WIB dengan dua titik kumpul: Ormawa Universitas Negeri Malang (UM) dan Sekretariat BEM Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Seluruh peserta dihimbau mengenakan pakaian hitam-hitam sebagai simbol solidaritas.

Dalam ajakan yang beredar, massa menyerukan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak mutlak yang tidak boleh diredam. "Jika pemerintah hari ini anti-kritik, maka rakyat dan mahasiswa yang harus turun tangan untuk mengingatkan," demikian bunyi seruan yang dikutip dari unggahan media sosial.

Tuntutan Mahasiswa Malang

Mahasiswa Malang mengusung dua tuntutan utama: pertama, penegakan kebebasan berpendapat yang dinilai semakin terancam; kedua, penolakan terhadap program prioritas Presiden Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mahasiswa menilai kedua program tersebut belum memiliki kejelasan mekanisme dan justru dinilai menghambur-hamburkan APBN tanpa hasil yang terukur.

435 Personel Gabungan Disiagakan

Untuk mengawal jalannya aksi, pihak kepolisian mengerahkan total 435 personel gabungan yang terdiri dari 350 anggota Polresta Malang Kota, 30 anggota TNI, 30 anggota Satpol PP, 5 anggota Pemadam Kebakaran (Damkar), 10 anggota Dinas Perhubungan (Dishub), dan 10 anggota Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Namun, apabila situasi berubah, maka seluruh unsur pengamanan akan turut dilibatkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut," kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Lukman, Rabu (17/6/2026).

Aksi Lanjutan Pasca Demo 15 Juni

Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi yang digelar pada Senin (15/6/2026), ketika ratusan mahasiswa yang juga berpakaian serba hitam menyuarakan penolakan program prioritas Presiden Prabowo. Aksi pada 15 Juni berjalan kondusif dan berakhir dengan pernyataan sikap mahasiswa yang diserahkan kepada perwakilan DPRD Kota Malang.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dan situasi di sekitar Gedung DPRD Kota Malang terpantau kondusif.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama