Israel Serang Iran Hari Ini: Ledakan di Teheran, Tabriz, Isfahan, Trump Gagal Cegah Balasan

 

Ilustrasi serangan Israel ke Iran

Arusbalik.web.id – Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran pada Senin (8/6/2026), mengabaikan desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya meminta Israel menahan diri. Ledakan dilaporkan terdengar di tiga kota besar Iran: Teheran, Tabriz, dan Isfahan.

Israel Serang Balik Meski Didesak Trump

Militer Israel melalui akun Telegram Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan Angkatan Udara Israel telah menyerang target militer milik rezim Iran di wilayah barat dan tengah Iran. Serangan ini merupakan respons atas serangan rudal Iran ke pangkalan udara Ramat David, dekat Nazareth, pada Minggu malam (7/6/2026).

Trump sebelumnya sudah menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan memintanya tidak membalas serangan Iran. Dalam wawancara dengan portal berita Axios, Trump menyatakan serangan Iran tidak melukai siapa pun dan meminta Israel menahan diri demi tidak mengganggu proses perundingan damai yang hampir tercapai antara Washington dan Teheran.

Iran Ancam Serang Tujuh Hari Penuh

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan serangan rudal ke Israel pada Minggu malam baru permulaan. IRGC menyatakan akan menyerang Israel selama sepekan penuh hingga Israel menghentikan operasi militernya di Beirut, Lebanon.

"Operasi ini bukanlah peristiwa yang berlalu begitu saja, melainkan awal dari serangkaian serangan berkelanjutan selama seminggu penuh," demikian pernyataan IRGC, dikutip dari BBC. IRGC juga memperingatkan bahwa setiap penargetan wilayah Iran akan disambut respons yang dahsyat.

Konteks Konflik yang Meluas

Ketegangan antara Israel dan Iran telah berlangsung sejak serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Trump mengklaim kemampuan rudal Iran saat ini tinggal sekitar 21–22 persen dari persediaan semula setelah serangkaian serangan. Namun Iran masih terus melancarkan serangan balasan ke Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Konflik ini turut berdampak pada negara-negara kawasan. Arab Saudi dilaporkan mengeluarkan peringatan bahaya di wilayah Al-Kharj di tengah saling serang Israel dan Iran.

Situasi masih berkembang dan komunitas internasional mendesak kedua pihak untuk menahan diri.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama