Pondok Pesantren Miftahul Ulum RU-IV Putra Malang Gelar Nobar dan Diskusi Film "Pesta Babi

Suasana nobar film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di halaman Ponpes Miftahul Ulum RU-IV Putra Malang, / Foto: Dok. Pp. Miftahul Ulum RU-IV Putra 

Arusbalik.web.id – Pondok Pesantren Miftahul Ulum RU-IV Putra di Malang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan bedah film bertajuk Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita pada Jumat malam, 27 Mei 2026. Acara berlangsung pukul 20.00–22.15 WIB di halaman pondok dan diikuti oleh seluruh santri putra. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Jazuli, Sekretaris Iskab Malang Raya, sebagai pemateri tunggal.

Jadikan Film sebagai Media Refleksi

Pemateri Muhammad Jazuli menekankan bahwa film Pesta Babi karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale dipilih bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai media refleksi terhadap persoalan kemanusiaan, budaya, dan dampak kolonialisme dalam konteks masa kini.

"Film ini mengajak kita melihat realitas sosial dari sudut pandang berbeda. Harapannya, diskusi ini bisa membuka wawasan dan menumbuhkan kepekaan santri terhadap isu-isu yang diangkat," ujar Jazuli dalam pengantarnya.

Pemilihan film ini mencerminkan pendekatan pesantren yang semakin terbuka terhadap media audiovisual sebagai sarana pendidikan kritis, tidak hanya bertumpu pada metode kajian tekstual konvensional.

Muhammad Jazuli memantik diskusi

Latih Berpikir Kritis Lewat Audiovisual

Panitia kegiatan menyampaikan bahwa tujuan utama nobar ini adalah melatih kemampuan berpikir kritis para santri melalui pendekatan yang berbeda dari pembelajaran sehari-hari.

Media audiovisual dinilai efektif untuk memancing diskusi yang lebih hidup, terutama di kalangan santri yang terbiasa dengan metode pembelajaran klasik. Kegiatan diharapkan mendorong santri tidak hanya memahami teks agama, tetapi juga peka terhadap realitas sosial di sekitarnya.

Ditutup dengan Sesi Tanya Jawab dan Refleksi

Acara berlangsung kondusif dan ditutup dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri, dilanjutkan dengan refleksi bersama. Peserta aktif menyampaikan tanggapan dan pertanyaan terkait isi film maupun relevansinya dengan isu-isu kontemporer.

Kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi agenda rutin pesantren sebagai bagian dari program pengembangan wawasan dan literasi kritis santri.

Sumber: Press release Pondok Pesantren Miftahul Ulum RU-IV Putra, Malang, pada Jumat, 27 Mei 2026.

Redaktur: Muhammad Jazuli 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama