Arusbalik.web.id – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyediakan Golden Ticket bagi ketua OSIS dan penghafal Al-Qur'an dalam Sistem Penerimaan Murid Baru 2026. (Lentera Today) Jalur khusus tanpa tes ini berlaku untuk jenjang SMA/SMK negeri di seluruh Jawa Timur, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi kepemimpinan dan keagamaan siswa.
Apa Itu Golden Ticket SPMB?
SPMB Jawa Timur 2026 menyediakan jalur khusus tanpa tes bernama Golden Ticket, yang diperuntukkan bagi mantan ketua OSIS dan penghafal kitab suci. Kedua kategori ini masuk dalam Jalur Prestasi Hasil Lomba bidang nonakademik, dengan alokasi khusus sebesar satu murid per SMA/SMK negeri.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyatakan kuota Golden Ticket telah disediakan sejak beberapa tahun terakhir untuk mendukung jiwa kepemimpinan murid sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai spiritual, keimanan, dan ketakwaan calon murid baru.
Mekanisme Penilaian
Untuk kategori ketua OSIS, pembobotan nilai ditentukan berdasarkan tingkat kepengurusan. Pemimpin organisasi di tingkat sekolah memperoleh delapan poin, sementara pengurus di tingkat kabupaten atau kota berhak atas 16 poin.
Sementara bagi penghafal kitab suci, Dindik Jatim memberikan skor tinggi hingga 128 poin atau setara hafalan 30 juz. Jika kuota pendaftar di satu sekolah melebihi kapasitas, pemeringkatan didasarkan pada jumlah juz terbanyak.
Jadwal Pendaftaran SPMB 2026
Tahapan SPMB 2026 dimulai pada 11–19 Mei 2026 dengan agenda entry nilai rapor oleh kepala SMP/MTs asal. Verifikasi nilai rapor dilakukan calon murid pada 18–21 Mei 2026, pembetulan nilai rapor pada 21–26 Mei 2026, serta pengambilan PIN pada 28 Mei–9 Juni 2026. Pendaftaran resmi tahap pertama Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11–12 Juni 2026.
Inovasi SPMB 2026
Salah satu perubahan mendasar dalam SPMB 2026 adalah penghapusan bobot Indeks Sekolah. Sebagai gantinya, Dindik Jatim menggunakan bobot nilai Tes Kemampuan Akademik dari SMP/MTs sederajat dengan proporsi 40 persen dari total penilaian. Langkah ini dinilai lebih adil dan transparan bagi seluruh calon peserta didik lintas daerah.
Kebijakan Golden Ticket menegaskan bahwa prestasi siswa tidak hanya diukur dari nilai akademik. Dindik Jatim membuka ruang bagi mereka yang unggul dalam kepemimpinan dan penghayatan nilai spiritual — dua modal penting bagi generasi penerus bangsa.
