Arusbalik.web.id – Paris Saint-Germain kembali menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Laga final berlangsung imbang 1-1 selama 90 menit waktu normal sebelum dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, dan akhirnya ditentukan lewat titik putih. PSG pun resmi mempertahankan gelar juara Eropa mereka untuk musim kedua berturut-turut.
Havertz Buka Keunggulan di Menit Keenam
Arsenal langsung berada dalam posisi menguntungkan sejak menit keenam. Leandro Trossard mengirim umpan kepada Kai Havertz di tengah lapangan. Sang striker asal Jerman berhasil lepas dari jebakan offside, berlari ke arah gawang, dan sukses menaklukkan Matvey Safonov dalam situasi satu lawan satu.
PSG mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama, namun belum mampu melepaskan tembakan tepat sasaran. Tembakan tepat sasaran pertama Les Parisiens baru datang di menit ke-45 lewat lima menit melalui Fabian Ruiz, namun David Raya masih mampu mengamankan bola. Skor 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga turun minum.
Dembélé Samakan Skor Lewat Penalti
Arsenal langsung merugi pada menit kedua di babak kedua. Cristhian Mosquera dikartu kuning karena dianggap membuang waktu, dan situasi itu berdampak pada insiden berikutnya. Mosquera melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di kotak terlarang yang berujung penalti.
Ousmane Dembélé tampil sebagai eksekutor penalti di menit ke-65. Pemenang Ballon d'Or itu mengirim David Raya ke arah yang salah dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor bertahan hingga akhir waktu normal maupun perpanjangan waktu.
Drama Adu Penalti Menangkan PSG
Dalam babak adu penalti, Gonçalo Ramos, Désiré Doué, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya untuk PSG. Di kubu Arsenal, Eze gagal mengeksekusi penaltinya, sementara Gabriel Magalhães mengirim bola jauh di atas mistar gawang. PSG pun unggul 4-3 dan merebut trofi Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.
PSG Ikuti Jejak Real Madrid
Dengan kemenangan ini, PSG berhasil mempertahankan gelar sekaligus mengikuti jejak Real Madrid yang pernah mencatatkan dominasi dengan tiga gelar beruntun pada 2016, 2017, dan 2018. Musim lalu, PSG meraih trofi pertama mereka setelah menghancurkan Inter Milan 5-0 di Allianz Arena, Munich, dengan Désiré Doué sebagai bintang kemenangan.
Bagi Arsenal, kekalahan ini mengakhiri mimpi meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub. The Gunners mencapai final setelah perjalanan luar biasa dengan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 pertandingan tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.
Kemenangan PSG dikukuhkan di Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Luis Enrique dan skuadnya kini mencatatkan nama dalam sejarah sepak bola Eropa sebagai juara Liga Champions dua musim berturut-turut. Trofi dibawa pulang ke Paris malam ini.
