Jakarta, Arusbalik.web.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah untuk tetap berhati-hati dengan potensi hujan lebat dan angin kencang pada 4 Juni 2026.
Berdasarkan rilis resmi BMKG, potensi hujan ini dipicu oleh penguatan Monsun Australia yang berperan membawa massa udara kering di sebagian wilayah Indonesia, sehingga pembentukan awan berkurang pada pagi hingga siang hari. Hal ini menyebabkan radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal dan memicu pembentukan awan konvektif pada sore hingga malam hari.
Daftar Wilayah Terdampak
Tercatat ada 17 provinsi berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat, dan satu provinsi berpotensi terkena angin kencang. Provinsi Aceh dan Kepulauan Bangka Belitung berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, sementara angin kencang juga berpotensi melanda Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Potensi Bencana Hidrometeorologis
Hujan sedang hingga lebat dengan status waspada ini memiliki potensi bencana hidrometeorologis berupa genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk meneduh apabila hujan lebat terjadi karena hujan dapat mengurangi jarak pandang dan menutupi lubang di jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. BMKG juga meminta warga untuk memantau informasi cuaca secara berkala sebelum beraktivitas di luar ruangan.
