Makkah, Arusbalik.web.id – Video yang menarasikan jemaah haji Indonesia telantar dan harus berbagi tenda dengan pekerja asing di Mina viral di media sosial. Namun, kejadian yang sebenarnya berlangsung singkat dan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 15–20 menit.
Ketua Kloter JKB 12, Anwar Munawar, menjelaskan bahwa kloternya menempati tiga ruangan tenda di Mina. Ruangan pertama diisi 180 jemaah, ruangan kedua 130 jemaah, dan ruangan ketiga 83 jemaah. Persoalan hanya terjadi di ruangan ketiga saat jemaah hendak memasuki tenda yang telah dialokasikan untuk mereka.
Pekerja Dapur, Bukan Pengambilalihan
Saat tiba di lokasi, jemaah mendapati sejumlah orang asing berada di dalam tenda tersebut. Setelah ditelusuri, mereka ternyata adalah karyawan dapur penyedia layanan haji.
Anwar bersama petugas segera berkoordinasi dengan pengelola maktab, syarikat penyedia layanan, dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Para pekerja dapur pun bersedia dipindahkan ke lokasi lain.
Jemaah Kelelahan, Narasi Melebar
Anwar memaklumi munculnya video viral sebagai luapan emosi jemaah yang sedang berada dalam kondisi puncak kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arafah dan Muzdalifah. Pihak kloter bahkan baru mengetahui bahwa insiden kecil tersebut telah viral justru saat malam harinya.
Kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar layanan di Mina semakin baik pada penyelenggaraan haji tahun mendatang.
