Padang, Arusbalik.web.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 13.12 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berpusat di laut, 46 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.
Titik Pusat dan Kedalaman
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 1,69 derajat Lintang Selatan dan 99,30 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 21 kilometer di bawah permukaan laut. Gempa dengan kedalaman di bawah 60 kilometer termasuk kategori dangkal yang umumnya lebih mudah dirasakan di permukaan meskipun berkekuatan kecil.
Skala Kecil, Kawasan Rawan Tinggi
Magnitudo 3,7 termasuk kategori kecil yang biasanya tidak menimbulkan kerusakan struktural. Namun Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat secara umum merupakan kawasan dengan aktivitas seismik sangat tinggi. Wilayah ini berada tepat di atas Zona Subduksi Sunda, pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia yang dikenal sebagai salah satu jalur gempa paling aktif di dunia.
Konteks Seismik Mentawai
Kepulauan Mentawai menyimpan sejarah kelam bencana seismik. Pada 2010, gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang kawasan ini dan memicu tsunami yang menewaskan lebih dari 400 orang. Sejak itu, Mentawai menjadi salah satu daerah prioritas pemantauan BMKG dan pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Indonesia.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan tidak panik saat guncangan terjadi. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi gempa susulan maupun laporan dampak dari instansi terkait.
